Jumat, 15 Maret 2013

REGULATOR TEGANGAN DENGAN IC 78XX atau IC 79XX

Peralatan elektronik membutuhkan sumber tegangan dalam operasinya baik itu tegangan AC (Alternate current) atau DC (dirrect current) dan besarnya output sumber tegangan harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem elektronika itu sendiri.
Sumber tegangan AC dapat diperoleh di antaranya dari:
·         Listrik PLN
·         Motor Generator
Sumber tegangan DC dapat diperoleh di antaranya dari:
·         Battery (Accu)
·         Power Supply Buatan dengan sumber awal dari PLN yang telah diturunkan
Nah IC 78XX atau 79XX berfungsi agar kita bisa mendapatkan tegangan yang diinginkan, IC78XX untuk tegangan positif dan 79XX untuk tegangan negatif dalam sistem regulator tegangan.
Berikut adalah skema elektronik Regulator Tegangan menggunakan IC 78XX dan IC 79XX dimana “XX” adalah tegangan stabil DC output.
Gambar: Rangkaian regulator tegangan IC 78XX dan 79XX

Maksud dari “XX” di IC adalah tegangan yang dihasilkan contohnya
·         IC 7805 untuk menstabilakn tegangan DC +5 Volt
·         IC 7809 untuk menstabilakn tegangan DC +9 Volt
·         IC 7905 untuk menstabilakn tegangan DC -5 Volt
·         IC 7909 untuk menstabilakn tegangan DC -9 Volt
Dalam penggunaan IC 78XX atau 79XX terdapat beberapa karakteristik yang harus diperhatikan diantara nya Regulation Voltage, Maximum Current, Minimum Input Voltage contohnya 
Type Number
Regulation Voltage
Maximum Current
Minimum Input Voltage
78L05
+5V
0.1A
+7V
78L12
+12V
0.1A
+14.5V
78L15
+15V
0.1A
+17.5V
78M05
+5V
0.5A
+7V
78M12
+12V
0.5A
+14.5V
78M15
+15V
0.5A
+17.5V
7805
+5V
1A
+7V
7806
+6V
1A
+8V
7808
+8V
1A
+10.5V
7812
+12V
1A
+14.5V
7815
+15V
1A
+17.5V
7824
+24V
1A
+26V
78S05
+5V
2A
+8V
78S09
+9V
2A
+12V
78S12
+12V
2A
+15V
78S15
+15V
2A
+18V


 Contoh : Regulator 5V

Di bawah ini adalah contoh sedehana rangkaian Power Supply DC 5 Volt menggunakan IC 7805. Dengan regulator tegangan 5 volt ini, berapapun input AC yang masuk akan dikonversi menjadi tegangan output DC stabil 5 Volt. Tentu saja tegangan input harus dalam batas maksimum spesifikasi yang diperbolehkan.

Gambar:Rangkaian Regulator 5V
Cara kerja rangkaian
Tegangan AC 220 V/ 240V dari PLN diturunkan tegangan nya oleh Transformator (fungsi trafo adlah menaikkan dan menurunkan tegangan). Pada rangkaian diatas tegangan diturunkan menjadi 12 Volt AC. Tegangn 12V AC ini kemudian disearahkan(diubah menjadi tegangan DC) dengan 4 buah Dioda (Rangkaian Dioda Bridge) 1N4001 menjadi tegangan searah 12 Volt s/d 16 Volt.
Tegangan DC yang dihasilkan  belum benar-benar DC (maksudnya masih terdapat ripple AC dengan frekwensi sesuai input dari PLN (sekitar 50-60 Hz)). Maka digunakanlah 2 buah kondensator yang berfungsi memfilter dan memperkecil ripple AC sehingga makin mendekati grafik tegangan DC. Kondensator yang digunakan bernilai 4700uF dan 100nF.
Untuk merubah tegangan menjadi 5V diperlukan IC regulator 7805 yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan output menjasi 5 Volt DC. Ripple AC yang masih ada di filter kembali melalui dua Condensator 100nF dan 1uF.
Jadi dari tegangan AC 220V/240V dari PLN bisa diubah menjadi tegangan DC 5V oleh rangkaian ini. 

3 komentar:

  1. Kalau mau nurunin 48v ke 12v gimana bos?

    BalasHapus
  2. Wah ente copas artike ane.. ngilangin sumber nih,, pasang sumber dong seblum saya laporin ke DMCA.. :(

    BalasHapus